Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Era digital adalah era di mana teknologi digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Era ini ditandai dengan perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi, seperti internet, media sosial, dan perangkat digital lainnya.
Pelajar Pancasila di era digital harus memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, yaitu:
Pelajar Pancasila juga harus memiliki nilai-nilai Pancasila, yaitu:
Literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi digital secara kritis dan bertanggung jawab. Literasi digital merupakan keterampilan penting bagi pelajar Pancasila di era digital, karena dapat membantu mereka untuk:
Pelajar Pancasila di era digital harus memiliki keterampilan dan nilai-nilai yang relevan dengan perkembangan zaman. Keterampilan tersebut meliputi berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, berkomunikasi, dan literasi digital. Nilai-nilai tersebut meliputi iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pendidikan dan keluarga memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai Pancasila pada pelajar. Sekolah dapat menyediakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan keterampilan tersebut, sedangkan keluarga dapat memberikan contoh dan bimbingan kepada anak-anak dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
0 Komentar