Apa Itu Belajar Motorik

Table of Contents [Show]

    Belajar motorik adalah proses perubahan perilaku yang bersifat relatif permanen dalam perilaku motorik sebagai akibat dari latihan dan pengalaman, dan bukan akibat dari suatu perkembangan. Perilaku motorik adalah perilaku yang melibatkan gerakan tubuh, seperti berjalan, berlari, melempar, menangkap, dan lain-lain.

    Belajar motorik dapat didefinisikan sebagai berikut:

    * Menurut Schmidt (1988), belajar motorik adalah seperangkat proses yang berkaitan dengan latihan atau pengalaman yang mengantarkan kearah perubahan permanen dalam perilaku terampil.
    * Menurut Rahantoknam (1988), belajar motorik adalah peningkatan dalam suatu keahlian keterampilan motorik yang disebabkan oleh kondisi-kondisi latihan atau diperoleh dari pengalaman, dan bukan karena proses kematangan atau motivasi temporer dan fluktuasi fisiologis.

    Belajar motorik dapat dibagi menjadi tiga fase, yaitu:

    Pada fase ini, individu belajar memahami tujuan dan cara melakukan keterampilan motorik. Individu sering kali melakukan kesalahan dan membutuhkan banyak instruksi.

    Pada fase ini, individu mulai mengoordinasikan gerakan-gerakan yang diperlukan untuk melakukan keterampilan motorik. Individu mulai melakukan keterampilan dengan lebih lancar dan efisien.

    Pada fase ini, individu dapat melakukan keterampilan motorik secara otomatis dan tanpa banyak pikiran.

    Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi belajar motorik, antara lain:

    Kematangan fisik merupakan salah satu faktor yang penting dalam belajar motorik. Individu harus memiliki kematangan fisik yang sesuai untuk melakukan keterampilan motorik tertentu.

    Motivasi merupakan faktor yang penting untuk meningkatkan hasil belajar motorik. Individu yang termotivasi akan lebih mudah dan cepat dalam belajar keterampilan motorik.

    Pengalaman merupakan faktor yang penting dalam belajar motorik. Individu yang memiliki pengalaman lebih banyak akan lebih mudah dalam mempelajari keterampilan motorik baru.

    Latihan merupakan faktor yang paling penting dalam belajar motorik. Latihan yang terstruktur dan sistematis akan membantu individu untuk menguasai keterampilan motorik dengan lebih cepat dan efisien.

    Tujuan pembelajaran motorik dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

    Tujuan umum pembelajaran motorik adalah meningkatkan kualitas hidup individu. Hal ini dapat diwujudkan melalui peningkatan kemampuan motorik, seperti koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan.

    Tujuan khusus pembelajaran motorik dapat bervariasi, tergantung pada jenis keterampilan motorik yang dipelajari. Misalnya, tujuan pembelajaran motorik untuk belajar berenang adalah agar individu dapat berenang dengan baik dan aman.

    Saksikan video Apa Itu Belajar Motorik berikut

    Apa Itu Belajar Motorik

    See Also



    Posting Komentar

    0 Komentar